Senin, 21 Desember 2009

ia?

07 Oktober 2009 jam 3:05



..apakah seorang anak?
ia adalah monumen hidup yang mengingatkanmu pada kisah kisah kecilmu, yang menyimpan pertemuan pertemuanmu dengan orang orang yang membangun sejarah panjang seumur usiamu.

..apakah seorang anak?
ia bagaikan pita panjang yang akan mengantarmu pada tawa, tangis, ...kisah kisah yang terbungkus rapi dalam senyuman mungil dan mengingatkamu tentang dirimu ..seperti adanya,

apakah anak anakmu?
ia bagaikan jiwa jiwa, melalang dalam dalam dihidupmu,

apakah ia?
..seorang anak yang akan membekalimu dengan keberanian keberanian..

"hidup memang cantik! secantik ibumu..,"

08 Oktober 2009 jam 12:19


..apa yang menyakitkan dari sebuah luka?
apa yang lebih menyenangkan selain senyuman, ..?

"..hidup itu cantik ya yah!?" kata si jun, ia berbicara seolah dunia hidup hanya ada tertawa dan tertawa.., tanpa perang,tanpa siasat, tanpa harus membunuh,tanpa harus menjajah, tanpa akan berakhir, tanpa tertindas, tanpa tangis, tanpa sesak, tanpa shiva, ..hanya jenaka.

hanya jenaka..?
..hanya jenaka?
..lalu aku tersenyum,

..apa yang menyakitkan dari sebuah luka?
luka ..hanya penggalan penggalan slide, adegan adegan sedih dan ceritamu hanya utuh karenanya, luka..hanya mahkota yang kau tak kan mampu berkuasa tanpanya,

..cerita ceritamu, mahkota mahkotamu, dosa dosamu..,
hanya akan terbaring dalam ranjang ranjang.. dan akhirnya hanya dengan senyuman, senyuman yang akan mengingatkanmu pada cerita konyol luka lukamu, mahkotamu yang lucu.., dosamu yang sebatas perasaan..,

apalagi yang lebih menyenangkan selain senyuman?

"..hidup itu cantik ya yah?" kata si jun,
lalu kami tertawa lebar, karena memang tidak ada yang lebih menyenangkan..,

dan aku..
bergelimang cahaya,

Kamis, 17 Desember 2009

satu macam saja "manusia"

"..manusia itu satu macam saja, dibelahan dunia manapun. hanya saja manusia itu, berpunya macam macam rupa."
manusia yang kaya, manusia yang miskin. perasaan mereka sama saja..
ketika lapar,
yang kaya makan sepiring nasi berlauk daging ayam dan bermacam macam lainnya.
rasanya sama dengan yang miskin ketika lapar dan makan sepiring nasi dengan lauk sayur daun singkong dari kebunnya.
mereka sama sama kenyang, sama tidak merasakan lapar lagi..

ketika berkumpul dengan sanak keluarga,
yang kaya berdatangan dari jauh naik mobil, pesawat atau kapal cepat..
yang miskin berkumpul dan berdatangan dengan angkutan umum kelas ekonomi, jalan kaki, kapal ferry,
mereka sama sama tersenyum dan terperangah gembira ketika sanaknya dari jauh menjenguk.

manusia itu satu macam saja..
hanya saja manusia itu bermacam macam rupa,

begitu pak zakka berucap,
ia hidup sepanjang sejarah negeri ini dilahirkan,
dan menyadari cerita cerita negeri ini dibuat sedemikian rupa,
hingga berdiri tentang keadilan sosial..

dan ia tak pernah menyesalinya..
ia masih saja terus berjuang!