Sabtu, 26 Mei 2012

kunci, peta?


tentang sebuah kunci,
ia bisa membawamu kemana saja sekaligus juga bisa membuatmu tidak memaknai apapun tentang hal tersebut.
kamu membutuhkan sebuah peta,, peta yang akan menuntunmu pada harta karun. sebuah kotak pandora, ,,
yang ketika kau membukanya,
kau bukan lagi dirimu yang dulu
kau bukan lagi anak anak dungu,
kau bukan lagi si pemalu,
kau bukan lagi …
sebuah kunci dan peta yang harus kau temukan dalam tumpukan kisah kisah usang,
bisa jadi kisah kisah orang tuamu.
sebuah kunci, ia bisa berbentuk apasaja
sebuah peta?
pertanyakan pada dirimu,,
dan, selamat datang jika kau telah menemukannya.
aku mengasihimu,
kuharap kaupun berlaku demikian pada dirimu

Kamis, 17 Mei 2012

kenapa aku begitu menyukainya?


apa yang ada dalam pikiranmu?


aku seringkali tergelitik untuk ingin tahu, apa yang dipikirkan orang orang disekitarku. tentang hidup mereka, tentang keluarga mereka, tentang cita cita mereka, tentang masa kecil mereka, tentang ketertarikan mereka, tentang percintaan mereka, tentang masa tua mereka, tentang cara pandang mereka, tentang berhala, tentang norma, tentang cara berpakaian, tentang negara, tentang tren, tentang sesama, tentang binatang, tentang planet, tentang bumi, tentang semesta, tentang tuhan, tentang tumbuhan, tentang air, tentang api, tentang negara lain, tentang bangsa lain, tentang tetangga, tentang saudara, tentang kawan, tentang zodiak, tentang televisi, tentang musik, tentang lukisan, tentang buku, tentang sepatu, tentang kostum, tentang kaos, tentang topi, tentang tangan, tentang paras, tentang konspirasi, tentang politik, tentang budaya, tentang kepedulian, tentang kasih sayang, tentang sikap, tentang prinsip, tentang alasan, tentang aku, tentang uang, tentang kehormatan, tentang durjana, tentang durhaka, tentang budha, tentang nazi, tentang kapitalis, tentang imperialis, tentang arya, tentang yahudi, tentang band, tentang celana dalam, tentang warna, tentang teori fisika, tentang chaos, tentang sekolah, tentang kuliah, tentang sakit, tentang kendaraan, tentang minum, tentang makan, tentang taste, tentang gila, tentang galau, tentang batu batu permata, tentang senyuman, tentang seks, tentang sixpack, tentang toket, tentang rambut panjang, tentang tatto, tentang merk, tentang kemandirian, tentang produksi, tentang karakter, tentang straigh, tentang sound, tentang cermin, tentang make up, tentang kerja, tentang ibadah, tentang waktu, tentang tekhnologi, tentang banyak hal hal kecil lain.


tentang dunia setelah mati, 
tentang dunia sebelum lahir


bodoh?
kenapa aku ingin tahu begitu banyak hal yang ada dipikiranmu?


kenapa aku begitu menyukainya?


aku merasa sangat tolol hanya karena tidak bisa menjawab pertanyaanku itu dikepalaku.


hanya saja, hatiku berbunga bunga ketika melihatmu tersenyum dan menatap tegas.


aku berbunga bunga

Senin, 30 April 2012

beer and a nut, it's not a nutty story


beer and a nut


ini bukan cerita tentang sebuah kacang ajaib,
ini bukan cerita tentang si jack dan telur emasnya,
ini bukan cerita tentang seekor raksasa dungu dan angsanya,
bukan juga cerita tentang petualangan


ini hanya sebotol beer dan sebuah kacang,
di pagi hari


ini hanya ingatan kacang, 
ini hanya kenangan beer ,
ini hanya pagi hari


aku selalu bersemangat untuk membaginya denganmu,
cerita tentang ibu si jack dan sapi perahnya


sebuah monumen,
sebuah peringatan tentang peristiwa untukmu tentunya.


ibu jack dan sapi perahnya,,
tentang kisah cintanya di usia tua
ibu jack, terlalu cantik untuk usianya. ia tersesat, lalu menemukan sebuah monumen tentang kisah cintanya. ia terngiang, ia terjerembab, ia tersedu, ia tertawa, ia pendosa, ia tertawa, ia teriak lancang, ia tertunduk sipu, ia tertegun, ia terrona, ia tersipu, ia terurai bunga bunga, ia berbunga bunga.


ini bukan cerita si jack dan sebuah kacang,
ini cerita ibu si jack dan sapi perahnya.


berpuluh tahun,, 
dan ia hidup tidak sekadar uang lalu mati.


ibu si jack dan sapi perahnya,
mereka bahagia
ibu jack tak juga tersesat, ia bahagia, 
ia bukan juga pendosa
mereka berpelukan. selalu


si jack tak pernah menukar sapi perah ibunya
untuk sebuah petualangannya


si jack peramu beer dan menggilainya,
si jack hanya menukar sebotol untuk sebuah kacang
sebotol untuk satu hal gila. 


si jack,
beer and a nut.
..it's not a nutty story
 

Kamis, 19 April 2012

twentieth dekaden

twentieth,
20 tahunan,
hari hari mereka beranjak tumbuh,

mengenali sisi-sisi liar realitas dan mengadilinya, menjatuhkan vonis atas ketakmampuan menerima keadaan, menghukumnya dengan kucilan 4 sampai 5 tahun penjara sosial. itu adalah jaman ketika aku masih 20 tahunan.

hari ini,
adalah kemunduran..
aku berhadapan dengan mereka yang 20 tahun sebelum diriku.

tubuh mereka bertambah besar, hanya saja anak kecil yang terjebak didalamnya. anak anak yang bahkan tidak pernah menganggap segala sesuatu adalah keajaiban.

twentieth,, dan mereka tidak pernah mengenal keajaiban.

dekaden

aku berhadapan dengan onggokan onggokan mesin.
aku bercengkerama dengan pita pita kaset rusuh,
aku berada di tengah tengah mereka..

bagiku,
twentieth,
dekaden

Selasa, 03 April 2012

do you?

well,,
ini bukan tentang kompetisi
ini bukan tentang tantangan,
ini bukan tentang gaya hidup,
ini bukan tentang penyimpangan,
ini bukan tentang kamu,
ini bukan tentang minority
ini bukan tentang major
ini tentang sikap.

sikap pada setiap penguasaan,
sikap pada setiap penindasan,
sikap pada setiap belenggu,
sikap pada setiap penjajahan,
sikap pada setiap pembodohan,
sikap pada setiap pemerkosaan,
sikap tentang menjadi merdeka.

do you?

menenggelamkan dirimu sendiri pada ke-ada-an mu?

do you?

mengapung dalam genangan, kubangan lantas merasakan setiap rak riak kecil yang menyentuh porimu?

ini bukan tentang aku, kamu, mereka
ini tentang siapa aku,
ini tentang siapa dirimu,

well,
pernahkah kau sadari siapa dirimu?

do you?

Selasa, 20 Maret 2012

seteguk kegelisahan,, untukmu

seteguk, yang kau
menelannya dalam gelap, dalam terang, dalam tangis, dalam kerinduan, dalam penat, penuh peluh,,
dalam kedurjanaan, kegirangan, kemenangan, keterpurukan,
seteguk, seteguk tertelan

dadamu bergetar, parumu mendesir sekian derajat dibawah nol, keringat yang menyeruak mengaliri relung kalbu yang tak tertahan lagi ketika panas merajam.. sudah tidak akan terasa bara sederajat magna magma sekalipun.
semua hikayat, semua makna teronggok ..tertegun menjulang tinggi. menuju matahari menuju langit langit menuju matahari, menuju langit langit menuju matahari menuju langit langit menuju matahari menuju langit langit dan semua pengampunan semburat seperti perut yang terburai tertusuk tombak dan kau masih hidup.. menunggangi kudamu dan memimpin peperangan yang tak lagi usai sore ini.

seteguk kegelisahan,,
menenangkanmu, memenangkanmu pada setiap permainan dadu,
seteguk kegelisahan ..
mengingatkanmu,, topi penutup kepalamu
mengingatkanmu ..langit tak akan runtuh
seteguk kegelisahan ..
ada langit yang lebih tinggi

seteguk kegelisahan
anting antingmu, membisikkan
cerita cerita sayup angin tentang ia,
cerita sejuk disana
membisikkan percikan, buaian,

seteguk kegelisahan
..untukmu.

demi ia,,
akan ku teguk habis

seteguk kegelisahan
untukmu,, agar kaupun tetap hidup.

Rabu, 14 Maret 2012

"badai" ia bernama

Ia bernama badai!
Begitu mengerikan bagi orang dewasa,, sentuhan jemarinya mendirikan bulu kuduk sekujur tubuhmu, mengeringkan kerongkonganmu,,
Ia begitu dingin,
Sedingin kelu lidahmu yang memuja,,
Namanya badai,
Cengkeramannya..
menumbangkan pohon yang tak berakar kuat, seperti mereka.
Namanya badai,
Ia sedingin hatinya..
Badai,, orang orang tua menamainya,
Begitu ia muncul, para lelaki tua berdiri, bersedekap, memandang langit dan menatapnya dengan lembut seolah sedang menghampiri amok anaknya. Perempuan perempuan tua menggapai nggapaikan tangannya ke langit, berteriak histeris, menangis sedih seolah mengharap ketenangan amok anaknya.
Namanya badai,,.
Ia bermain hanya dengan anak anak, mereka yang menganggap dirinya tidak pernah berbahaya.
Begitulah
badai,, ia bernama.

Kamis, 08 Maret 2012

love you, madly?


"perjalanan, persimpangan, pertemuan"

kau akan benar benar terjerumus dalam cinta ketika kau bertemu dengannya
dan membiarkannya berlalu begitu saja tanpa menyesali pertemuan.

beberapa hari yang lalu,,
sebuah hari yang baru bagiku, karena aku harus sibuk dengan beberapa pertemuan yang aku sendiri tidak tahu kenapa aku harus mendatangi acara acara tersebut. "berbagi" kata mereka. aku melaluinya dengan panik, diantara kantuk yang belum usang, sisa semalam tentang kegelisahan. aku tergupuh gupuh. menyapa beberapa teman dengan tertawa lebar. "berbagi" semangat. sampai akhirnya semua berlalu talu,,

sore itu, belum lagi matahari terbenam dalam selimutnya. cuaca memang agak mendung jadi lebih dingin dari siang hari. beberapa tenggak arak bersama kawan kawan lama, sudah cukup ternyata bagiku. aku berjalan riang, berloncat loncat. aku hanya anak kecil yang senang bermain.

dalam gedung yang petang,,
aku keluar memercingkan mata. mencoba meraba guratan bias benda benda disekitaran. dalam sempoyongku, aku terbujur berdiri kaku, melihatmu dengan tiba tiba. di depanku. memandangku. aku sadar sesadarnya. lunglai. tersenyum lepas. terbinar binar. meleleh. melihatmu tersenyum. sepertinya aku sudah bertahun tahun tidak bertemu denganmu. aku berusaha bertahan dalam diamku. berharap tidak pingsan. kunyalakan rokok, jemari tanganku bergemeretak. sekedar mengarahkannya ke mulutku saja seakan aku habis mengangkat beban 150 kilo di tanganku. sementara mulutmu, bibirmu yang lama aku tidak mendengar kata kata. berucap kecil dan renyah " hei!", kepalaku seakan membuncah, otakku meledak! sudah lama sekali aku tidak mendengar suara itu. sudah lama sekali aku tidak mendengarnya. sudah lama. aku hilang dalam ingatan ingatanku. dalam suara suaramu dulu.

tidak lama,,
tersenyummu. sapamu. beberapa patah kata katamu tentang kabar. dan kaupun berlalu.

aku tenggelam. tenggelam dalam tanah yang aku pijak.
tenggelam dalam lumpur hidup.
tersenyum lebar dalam kepalaku

... soleil levan

beberapa hari setelahnya
aku berdiam diri. hingga matahari pun beranjak pergi.
dalam berkah.
sebuah perjalanan

aku menemui monet. aku tenggelam dalam impresi impresinya. aku bermandi pendar pendar cahaya cahaya. aku berkalang kilang kilang warna. aku berada di dalam surga. paradise. bidadari. lelaki lelaki dalam surga. violet. pink. serenity. bluessky. rintik rintik ultraviolet berjatuhan. andai kau melihat apa yang aku lihat. andai..., arrgh!
wish you were here.

aku adalah seorang raja. aku adalah anak anak yang bermain.

"aku meraih segalanya harus dengan mudah, aku menikmati kesusahan harus dengan indah"


persimpangan,

"orang orang tolol ?"

ketika rasa takut sudah habis,,
pemberani pemberani menaklukkan 2/3 dunia

dalam dunia yang maha
indah yang tak lagi terkatakan.

Rabu, 15 Februari 2012

apologos

"orang tolol dipersimpangan"

kemarin, seharusnya aku bisa menikmatinya seperti kebanyakan orang lainnya. sebuah hari perayaan, monumen yang bercerita tentang kisah kisah kasih. ciuman. pelukan. belaian. senyuman. tawa. tepukan. tos. bersama siapapun. kekasihmu. karibmu. anak anakmu. saudaramu. anjingmu. kucingmu. burungmu. ikanmu. gitarmu. motormu. ayammu. kambingmu. sapimu. nenekmu. kakekmu. keluargamu. 

aku tidak merayakan dengannya, yang sebenarnya aku inginkan.

hari itu,,
bagiku memang benar sebuah monumen, monumen dari sebuah peristiwa.  "peristiwa teras" aku menyebutnya.
mengingat peristiwa itu, meskipun aku berusaha untuk mengabaikannya, tetapi sepertinya itu berpengaruh juga dengan emosiku. aku merasa terpuruk. secerah apapun matahari. sesegar apapun udara. seriang apapun sekitar. lalu aku memilih membalut diriku dengan lembaran lembaran plastik.

pesta semalam, aku masih tidak menikmatinya.
seriang apapun aku berusaha berdansa, sehilang apapun aku berusaha menemuinya, dalam mabukku. kejadian kejadian kecil kemarin, membuatku memahami tentang banyak hal dalam diriku. dampratan orang, omelan teman, racauan kawan, keluhan keluhan mereka. pada hal hal kecil keteledoran, flashdisk yang hilang, lupa janjian, kunci terbawa, pintu rumah tertutup,,,

kemarin, selulerku hanya menerima pesan tentang dampratan,
kemarin, selulerku hanya terdengar omelan,
kemarin, aku terasa sampah

hingga menjelang layang tubuhku

selulerku menerima pesan permintaan ma'af
selulerku terdengar kata ma'af
aku lengang, melayang tenang

permintaan ma'af. itu yang terlalu sulit untuk aku lakukan. pada kejadian kejadian kecil, remeh remah, pada banyak orang. sampai seumurku sekarang. sungguh, ternyata tanpa sadar aku telah membunuh secara sistematis keceriaan, keriangan, kegembiraan, kebahagian mereka yang aku impikan menjadi diri mereka sendiri. orang orang dekatku.

"peristiwa teras"
seperti hari perayaan kemarin, beberapa tahunku yang lalu. dengan adiksiku pada alkohol, dengan tanganku yang mudah tersulut, dengan perangai perangku. aku pulang larut. aku tak mendapati pintu yang terbuka, gaduhku tidak juga membuat ia terlihat bangun meski aku tahu ia didalam, aku tidak juga bisa merayunya membukakan pintu. aku tertidur lelap alkohol diatas kursi kayu teras rumah.  matahari sudah tinggi. aku terbangun dan tak juga mendapati pintu yang terbuka. hanya secarik kertas tertempel di pintu "aku pergi". aku tersudut diantara rasa lapar, haus, mulas, kesal, dompet kosong, pengin pipis dan sedikit pulsa. aku ditinggal sendirian dan tak terpikir dia kemana. aku lupa hari itu hari perayaan, aku lupa hari itu seharusnya hari bersamanya. aku merayunya, merengek rengek, " cintaaaaa, kamu dimana?" smsku pertama, berlanjut "cintaaaa,, pintunya terkunci", berikutnya "cintaaaa,, aku lapar", lagi "cintaaaaaa,, aku tak pegang duit". lama aku bersabar, tidak juga selulerku menerima pesan. akupun menelponnya. tak juga diangkat. beberapa kali kuulangi. tak juga aku di gubris. ku kirim lagi sms "cintaaaaa,, tolong angkat telponmu. aku lagi bener butuh kamu" lama tak juga ada balasan. aku menyerah. aku pasrah. aku merasa salah. aku tak pernah meminta ma'af. aku keluar, numpang ke tetangga beberapa lama. sekembalinya, pakaianku berserakan diteras rumah. barang barangku diluar rumah. dia tak juga memandangku, mengacuhkanku. aku terus menerus bertanya kenapa. tapi tak juga meminta ma'af kepadanya.

hari hari berikutnya adalah,,
hehehe..
"orang tolol di persimpangan"

hingga kemarin, aku memahami

dan
pagi tadi,
aku menikmati memperhatikan dua kawanku  menghadap ke matahari yang hangat dari balik kaca. aku melakukannya juga. tersenyum dan selalu berusaha menikmati hangat kasih sayang dunia.

Sabtu, 11 Februari 2012

i-love


yang paling menusuk dan yang paling mengagumkan,,

adalah perasaan jatuh cinta itu sendiri

ia tak berkata kata, hanya bertingkah
menikam bertubi tubi
menyayat,, getahnya akan melumuri
seterang lampu 1200 watt
di hadapan matamu

kau palingkan muka?
kau kehilangan

pernahkah kau temui tuhanmu dalam persetubuhan?

Selasa, 07 Februari 2012

yang tak kembali.

jhonah

" kehilangan adalah saat kau benar benar membutuhkannya "

dia terlahir dari 5 bersaudara, diantara 2 betina dan 3 pejantan, dia pejantan yang masih bertahan mengisi kekosongan rumah ini sampai beberapa bulan berikutnya. yang lain, sudah teradopsi. hanya satu yang mati setelah beberapa jam berada dalam kubangan air, lubang yang dibuat oleh induknya yang tolol, karena kekeliruan prosedur membuat sarang hangat di musim penghujan yang dingin dan cuaca ekstrim seekstrim ekstrimis yang labil.
tampangnya tidak setangguh saudara saudaranya yang sudah pergi, mata yang dimilikinya cenderung mellow semelankolis mata beethoven. pendiam, tak begitu banyak menyalak kecuali pas dia sedang bermain dengan kodok kodok di rumah kosong samping rumah dan hanya menggeram saat ada orang asing datang berandang.  dan tak begitu suka mengibaskan ekornya, selayak induknya yang seringkali berlebihan ketika mencari muka karena tidak begitu diperhatikan.
jhonah, dia menghilang. setelah 3 bulan, setelah dia bisa menyalak lantang, setelah dia bisa berjuang karena lapar, setelah dia bisa berbisik dengan taring dan kukunya ketika terusik. jhonah menghilang..
aku tidak begitu memperhatikannya 1,5 bulan awal awal usianya, kupikir itu adalah saat saat dia begitu membutuhkan dekat dengan ibunya. akupun tidak begitu menganggapnya terlalu istimewa, bagiku dia tetap layaknya binatang yang tidak harus tinggal dalam rumah. sampai kemudian, karena kelancangannya masuk dalam rumah. aku mulai berpikir untuk mengajarinya tentang teritorial yang bisa dia eksplorasi yan teritorial yang tidak bisa dia masuki. tentang wilayah kekuasaan. 
hari pertama, aku ingat sekali. ketika dia mencoba memasuki ruang tengah ruimah dan mengencinginya, aku mencengkeram kepalanya dan beberapa kali menjerembabkan mulutnya ke kencingnya kemudian aku melemparnya keluar. dia menangis sejadi-jadinya lalu menghampiri ibunya mencari perlindungan. kejadiuan seperti itu aku ulangi hingga beberapa kali, meskipun jika dia tidak memasuki rtumah, aku akan memegang lehernya dan mengangkatnya seperti layaknya ketika membawa palu dalam keadaan marahmu. lalu melemparnya diruang tengah rumah dan menutup pintu. memperhatikan tingkahnya yang dengan sejadi jadinya meraung, menangis ingin keluar dari neraka, cakarnya menggaruk-nggaruk pintu, hidungnya mengendus ngendus bau induknya. kejadian seperti itu aku ulangi secara rutin pagi dan sore, akhirnya dia pasrah, mencari kenyamanan dalam setiap penyiksaan. sampai suatu ketika, sebuah perlawanan, dia berbisik dengan kukunya, dengan taringnya, luka kecil banyak menggores tangan dan kakiku. aku sedikit lega, tersenyum simpul ketika melihatnya dari kejauhan. si jhonah sudah mulai liar. jalannya sudah terlihat angkuh, menyalaknya mulai berani, matanya berbinar  garang. dan baku semakin menjadi jadi ketika memperlakukannya, aku lebih suka menendang ketika dia mendekat dan mengajak bermain. aku suka melemparnya dibelakang rumah yang rimbun semak dan rumput, aku berpikir ruang itulah tempatnya. aku mengkarantinanya disitu beberapa hari, jauh dari ibunya. dalam lapar, hanya air hujan. sampai kemudian dia terlihat asyik bermain dengan seekor burung gereja, dan mencacahnya lalu menelannya dengan riang. itu adalah makanan pertamanya, yang didapatkan dengan sendirinya.
tubuhnya semakin membesar, kaki kakinya sudah kelihatan tumbuh otot. semakin gagah, lebih mirip maskot singa milik arema jika sedang berbaring ditanah. ketika duduk berdiam diri, dia benar benar seperti penjaga. jhonah tak lagi bertingkah lemah meski pendiam. jhonah sudah menghabisi selokan, jhonah sudah mambantai perkebunan, jhonah sudah menjelajahi rumah rumah kosong dan tempat tempat sampah tetangga. 
entah, setelah beberapa hariku yang buruk, satu malam yang larut, dalam kepulanganku yang terpuruk. aku menarik dia dari tidurnya yang lelap dikandangnya. aku mengajaknya tidur dalam rumah, aku benar benar butuh teman saat itu.  aku meletakkannya diatas kasur, dan aku berbaring disebelahnya, menarik selimut mencoba menghangatkan tubuh dan pikiranku yang mabuk . dia hanya duduk tak bertingkah, mencoba memperhatikanku sepertinya. lama. aku hanya terdiam, tak juga tertidur. akhirnya, dia berbaring diatas selimut, tepat diatas kakiku. aku hanya mendengar uapan dan gelatukan rahangnya berusaha mengkantuk kantukan matanya. akui terendam ketenangan dan beranjak lelap. keesokan harinya, aku terbangun dan dia sudah duduk melihatku disamping kepalaku, menggelengkan kepalanya. lalu dia beranjak menuju pintu, menginginkan keluar.
hingga suatu pagi, setelah beberapa hari ketakpulanganku. jhonah menghilang. aku tak juga menghiraukannya, aku berrpikir dia sedang berpetualang. hingga berhari hari,, lalu akupun mulai merindukannya. akupun mulai menanyakannya. akupun mulai mendoakannya. "semoga semua makhluk berbahagia!"