aku merindukanmu sangat
sepertinya kau juga tak peduli
ah,,
jujur saja
aku merindumu erat
memakumu cekat
dalam dinding dinding hati yang tak terukur jumlahnya
jujur saja
aku merindumu
aku menyimpannya rapat
aku mengurainya rapi
terkadang saja aku menempelnya serampangan
agar mereka mendengar
dan
tak perlu terlalu berlalu
serampangan, agar mereka tak perlu mau tahu
ah,, jujur saja
aku merindumu sangat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar