berujung remujung
jalan jalan pagi sudah lenyap jam jam begini,
mimpi kemarin masih tersisa asbak dan gulungan kalkir sebuah sapaan
yang belum satupun ku olesi cat cat
masih putih dan terbungkus rapi dalam kantong plastik berukuran L
hanya satu aku culik, aku kehabisan beskap
seragam yang biasa dipakai
oleh abdi dalem
sudah kutanggalkan sebelum tidur semalam
aku terlelap begitu saja,
sepertinya hari yang berat kemarin
tidak banyak yang aku lakukan mungkin,
hanya saja banyak yang terbeban dalam benak
aku kesulitan hanya sekedar bernapas untuk ruangku sendiri,
aku terjaga, berujung remujung dan jalan jalan pagi sudah senyap berkalang asap
asap asap rokok
sepertinya
aku harus bangun sebuah ruangan lebih besar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar